Senin, 08 November 2010

ALGORITMA DAN FLOWCHART

ALGORITMA PROGRAM FAKTORIAL
1. Mulai ( start )
2. Memasukkan nilai n
3. Menghitung faktorial n dengan pencacahan yaitu
    n! = n down to 1 do
4. Menampilkan nilai n!
5. Selesai ( finish )

FLOWCHART PROGRAM INDEKS NILAI




 



Senin, 01 November 2010


IF THEN ELSE
ALGORITMA
1.     Mulai / Start
2.     Memasukkan kode hari ( 1…7 )
3.     Jika kode adalah 1 maka hari Senin
4.     Jika kode adalah 2 maka hari Selasa
5.     Jika kode adalah 3 maka hari Rabu
6.     Jika kode adalah 4 maka hari Kamis
7.     Jika kode adalah 5 maka hari Jum’at
8.     Jika kode adalah 6 maka hari Sabtu
9.     Jika kode adalah 7 maka hari Minggu
10.            Nama hari
11.            Selesai / Finish

FLOWCHART



        
           



Senin, 18 Oktober 2010

TIPE-TIPE DATA DALAM TURBO PASCAL


TIPE DATA
            Dalam Pascal, semua perubah yang akan dipakai harus sudah ditentukan tipe datanya. Dengan menentukan tipe data suatu perubah, sekalifus menentukan batasan nilai perubah tersebut dan jenis operasi yang bisa dilaksanakan atas perubah tersebut.
Secara umum, tipe data dalam pemrograman Pascal adalah:
– Tipe data sederhana
            – Tipe data standard (standard data type)
                        --> Integer, Real, Boolean, Char, dan String
            – Tipe data didefinisikan pemakai (user defined data type)
                        --> subrange dan enumerasi
– Tipe data terstruktur
            --> Array, record, set, file
– Tipe data penunjuk
            --> Pointer

Tipe data berfungsi membatasi jangkauan data yang akan dilaksanakan.
TIPE DATA SEDERHANA
Tipe Data Standard
1.      Integer
            Tipe integer adalah tipe data yang nilainya bulat. Ada 5 macam tpe integer, yaitu:

Tipe


Jangkauan Nilai (Range)

Format

Shortint
-128 .. 127
Signed 8 bit
Integer
-32768 .. 32767
Signed 16 bit
Longint
-2147483648 .. 2147483647
Signed 32 bit
Byte
0 .. 255
Unsigned 8 bit
Word
0 .. 65535
Unsigned 8 bit

2.      Real
            Real merupakan tipe bilangan pecahan. Bilangan real bisa dinyatakan dalam bentuk
            eksponensial. Ada 5 macam tipe real, yaitu:

Tipe


Jangkauan nilai

Digit signifikan

ukuran
Real
2,9 x 10-38 .. 1,7 x 1038
11 - 12
6 byte
Single
1,5 x 10-45 .. 3,4 x 1038
7 - 8
4 byte
Double
5.0 x 10-324 .. 1,7 x 10308
15-18
8 byte
Extended
3,4 x 10-4932 .. 1,11 x 104932
19-20
10 byte
Comp
-263 + 1 .. 263 - 1
19-20
8 byte

3.      Boolean
            Boolean adalah tipe data yang hanya mempunyai dua kemungkinan, yaitu true dan false. Biasanya tipe data ini digunakan untuk perbandingan.
            Operator NOT, OR, AND, dan XOR dapat dibentuk secara bersamaan menjadi sebuah ungkapan Boolean yang rumit.

4.      Char
            Char adalah semua tombol yang terdapat pada keyboard atau lebih lengkapnya semua karakter yang terdapat pada kode ASCII.
            Catatan : Apabila char ingin dijadikan sebagai konstanta maka karakter yang dimasukkan harus diapit dengan tanda kutip satu. Dan apabila karakter itu berupa tanda kutip satu maka harus diapit dengan dua tanda kutip satu

Beberapa fungsi untuk memanipulasi tipe data char:
– Ord(x) dengan x adalah data bertipe char. Fungsi ini digunakan untuk memperoleh nilai urutan dalam kode ASCII yang digunakan untuk melambangkan karakter tersebut. Contoh: Ord('C') adalah 67.
– Char(x) dengan x adalah data bertipe byte. Fungsi ini adalah kebalikan dari fungsi Ord. Nilai   yang diperoleh merupakan karakter ASCII yang dinyatakan dengan urutan ke x. Contoh: Char(67) adalah 'C'.
– Pred(x) dengan x adalah data bertipe char. Fungsi ini digunakan untuk mengetahui karakter mendahului x. Contoh: Pred('h') adalah 'g'.
– Succ(x) dengan x adalah data bertipe char. Fungsi ini digunakan untuk mengetahui karakter sesudah x. Contoh: Succ('h') adalah 'i'. Jika x tidak mempunyai   penerus, maka nilai fungsi ini tidak terdefinisikan.
– Upcase(x) dengan x adalah data bertipe char. Jika x merupakan huruf kecil maka akan dikembalikan huruf kapitalnya. Contoh: upcase('a') adalah 'A'.

5.      String
            String adalah data yang berisi sederet karakter yang terletak diantara tanda kutip satu. Jika karakter kutip merupakan bagian dari konstanta string, maka ditulis dengan menggunakan dua buah tanda kutip satu berurutan.
            Nilai data string akan menempati memori sebesar maksimla jumlah karakter yang dapa ditampung ditambah denga 1 byte (index ke-0) untuk menyimpan panjang string yang sebenarnya. Jika panjang string tidak ditulis, maka panjang string dianggap 255 karakter. Panjang string yang diijinkan antara 1 sampai 255.

6.      Tipe Data Terstruktur 1) Larik / Array
           Adalah tipe data terstruktur yang mempunyai komponen dalam jumlah yang tetap dan setiap komponen mempunyai tipe data yang sama. Posisi masing-masing komponen dalam larik dinyatakan sebagai nomor indek.
1) Larik / Array
Adalah tipe data terstruktur yang mempunyai komponen dalam jumlah yang tetap dan setiap komponen mempunyai tipe data yang sama. Posisi masing-masing komponen dalam larik dinyatakan sebagai nomor indek. 
2) Rekaman / Record
Adalah tipe data terstruktur yang mempunyai komponen dalam jumlah yang tetap, tetapi setiap komponen record dapat mempunyai tipe data yang berbeda-beda. Posisi masing-masing komponen dalam record dinyatakan sebagai field.
3) Himpunan / Set
Adalah tipe data yang merupakan kumpulan objek yang mempunyai tipe data yang sama dan urutan penulisannya tidak diperhatikan.
4) Berkas / File
Adalah kumpulan sejumlah komponen yang bertipe sama, yang jumlahnya tidak tertentu, dan biasanya tersimpan dalam media penyimpanan luar. Jumlah komponen dalam berkas dapat ditambah jika diperlukan.

7.      Tipe Data Penunjuk / Pointer
Adalah tipe data penunjuk dimana variabel dengan tipe data ini tidak menyimpan nilai variabel, tetapi menyimpan alamat memori dimana nilai variabel tersebut disimpan.